Jumat, 22 Mei 2015

belajar nulis



Nama                                       : Fathan Zainur Rosyid
Kelas                                       :
Nim                                         :1402046031
Kerangka karangan                 : 1. Pembagian Probelmatika sepakbola-kerangka
2. Probelmatika sepakbola indonesia-kerangka
Pola gagasan                           : Deduktif
Fungsi paragraph                     : 1. Pembukaan =  tulisan warna biru
2. Isi                 = tulisan warna hitam
3. Penutup       = tulisan warna hijau
Jenis Paragraf                          : Argumentasi

Kohesi                                     : tulisan warna merah :karena, dan,
Koherensi                                : tulisan warna merah penulis menggunakan kata kunci      sepakbola, kata  ganti nya yang kembali pada sepakbola.

           










Sepakbola adalah olahraga yang dimainkan oleh sebelas pemain,yang di dalamnya terdapat berbagai peraturan (low of the game) peraturan ini dapat beubah sesuai dengan kebutuhan, tentunya melalui regulasi FIFA, sepakbola juga termasuk olahraga yang paling digemari di dunia. Hal ini menarik perhatian bebagai kalangan untuk menjadikannya sebagai komoditas lahan bisnis dan politik. Ibarat tak ada gading yang tak retak, dalam sepakbola pun terdapat problematika-problematika yang mengiringi kebesaran namanya, disini penulis membagi ke dalam dua hal yakni lingkup intern dan ekstern, mengapa demikian karena pada hakikatnya kedua hal tersebut akan mempengaruhi sportifitas dan prestasi permainan dan subjek sepakbola. Problem intern yang penulis maksud disini yaitu hal yang terkait di dalam pertandingan itu sendiri,poin pertama,skill dan kekompakan pemain, tentunya dua aspek ini diperlukan setiap pemain dan tim agar meraih prestasi adapun ketika salah satu aspek tersebut tidak terpenuhi maka yang terjadi hanyalah suguhan permainan monoton dan prestasi pun akan sulit didapat. Kepemimpinan wasit juga berpengaruh pada hasil pertandingan terlepas keputusan-keputusan kontrversi itu di keluarkan sengaja ataupun tidak yang jelas pemahaman wasit terhadap peraturan juga patut di perhatikan, kemudian poin terakhir yang yakni pemain ke duabelas atau supporter,kita semua tahu bagaimana antusiasme para supporter ketika tim kesayangannya berlaga,jika hal ini tidak di barengi dengan semangat sporifitas maka kericuhan akan terjadi, terlebih jika tim yang di cintainya menelan kekalahan. Sedangkan faktorn ekstern yang penulis maksud di sini tentang segala hal yang berada diluar lapangan namun tetap berhubungan dengan sepakbola, semisal  pembinaan sepakbola usia dini yang di kelola oleh suatu tim atau pengurus sepakbola sebuah Negara. Pengaturan skor juga termasuk hal yang dapat menodai indahnya olahraga ini.
            Di  Indosesia faktor intern maupun ekstern juga kerap mewarnai persepakbola Indonesia di lingkup intern kita masih  melihat banyak pemain Iiga Indonesia yang masih sering salah control dan bola yang notabennya merupakan teknik dasar dalam olahraga ini. Masalah wasit juga sering menjadi masalah di persepakolaan neri ini, seringnya wasit membiarkan pemain bermain terlalu kasar, kitabisa membandingkan dengan di Liga Inggris bagaimana wasit dengan tegas meniup peluitnya jika ada pelanggaran sekecil apapun, sementara problem ekstern yang ada di persepakbolaan Indonesia diantaranya beberapa  klub ISL yang kurang profesional dalam mengelola manajenmen keuangannya sehingga gaji pemain “nunggak” berbulan-bulan,pembinaan usia dini yang seharusnya di lakukan secara berjenjang untuk kepentingan masa depan sepkabola Indonesia hingga kini belum dilakukan secara maksimal, buktinya kita bisa melihat ketika belum lama ini Timnas berlaga di piala AFF, banyaknya pemain yang berumur di atas 30 tahun menunjukan seakan betapa kurangnya pemain muda potensial di Negeri ini. Masalah terakhir adalah pengaturan skor, dalam lajutan kompetisi Divisi Utama terjadi sepakbola gajah yang diperankan oleh  PSS Sleman dan PSIS Semarang, banyak  di sinyalir di dalamnya  memuat praktek pengaturan skor.Begitu banykanya masalah yang ada di persepakbolaan negeri ini membuat mengelus dada, tentunya kita menginginkan perbaikan di semua aspek dan itu harus dilakukan oleh semua pihak-pihak yang terkait, demi majunya sepakbola Indonesia.




















1 komentar: